Saturday, October 12, 2019

Medusa, Naga, Simbol Kedokteran, dan Tarian Ular

Lukisan Medusa (Foto: mythology,net)

Sejak zaman dahulu kala, orang-orang percaya bahwa ular memiliki kekuatan-kekuatan khusus. Ular memiliki peran penting dalam dongeng binatang, mitos, keyakinan, dan keagamaan di seluruh dunia.

Saya paling takut ular, tapi paling suka ceritera dan dongeng tentang ular. Sebuah tulisan tentang ular oleh Carollyne Hutter, sangat menarik perhatian, berikut ini ringkasannya:

Ular sebagai penyembuh.
Zaman Yunani kuno ular adalah sang penyembuh. Asclepius, dewa yunani yang menyembuhkan dan mengobati, ia dilengkapi oleh tongkat panjang dengan seekor ular yang melilitnya. Tongkat ini seperti yang teman-teman lihat pada lambang kedokteran (Tulisan tentang Asclepius ini saya post-kan terpisah)

Ular sebagai Monster dan Kejahatan.
Orang-orang Yunani juga memandang ular sebagai monster. Teman-teman pasti sudah tahu tentang Medusa. Medusa adalah monster perempuan cantik yang kepalanya yang dipenuhi oleh ular-ular berbisa. Perempuan ini dapat mengubah manusia menjadi batu

Ular sebagai Kebijakan dan Keabadian.
Dalam agama Hindu, Dewa Siwa adalah dewa yang paling berkuasa dari semua dewa. Dia mengenakan seekor kobra yang melilit di lehernya. Kobra ini disebut nãga yang memiliki tiga liuk, masa lalu, masa kini, dan masa depan. Ia juga pertanda kebijakan dan keabadian. Banyak orang India menyembah nãga.

Ular membawa kesejahteraan.
Ular adalah satu dari 12 binatang pada shio Cina. Orang-orang Cina percaya bahwa ular membawa kesejahteraan. Memiliki ular di rumah merupakan pertanda bagus, artinya keluarga ini akan dapat berkah.

Ular sebagai Pemanggil Hujan.
Penduduk asli Amerika, suku Hopi melakukan seremoni untuk memanggil hujan. Orang-orang Hopi memanggil ular sebagai “brother” dan mereka berharap ular-ular ini membawa doa-doa mereka ke pembuat hujan turun ke bumi. Seremoni ditutup dengan Tarian Ular. Penari-penari membawa ular dalam mulut mereka. Kemudian pemuka agama mengumpulkan dan melepaskan ular-ular tersebut sehingga mereka dapat membwa doa-doa kepada dewa-dewa hujan untuk menurunkan hujan.

Ular sebagai Lingkaran Hidup.
Ouroboros adalah sebuah simbol yang menggambarkan seekor ular yang menggigit ekornya. Simbol ini melambagkan lingkaran hidup. Sesuatu yang baru dimulai dengan berakhirnya sesuatu yang lama, seperti musim. Banyak orang-orang kuno, seperti orang-orang Mesir menggunakan simbol ini. Bisa dilihat pada kuburan Tutankhamun.

9 comments:

  1. Terimakasih info dan pengetahuannya,.
    Kunjungi juga http://bit.ly/2X5j16u

    ReplyDelete
  2. Akupun takut banget sama ular kak, ngeri banget ngliatnya. Kalau denger kata tarian ular aku jd inget nagin, film india jaman dahulu kala hihihi

    ReplyDelete
  3. Salah satu penjahat favorit ku dalam berbagai animasi, Medusa

    Soalnya cantik bangets
    Walau kepalanya penuh uler kwkwkw

    ReplyDelete
  4. Pernah ada film ttg medusa nih. Film barat dan film Indonesia juga. Serem banget kepalanya dah dipotong tapi ular2 dirambutnya masih hidup

    ReplyDelete
  5. Tapi ular zaman sekarang imej nya sudah bagus ya
    Sudah banyak yang lucu-lucu
    sudah banyak yang jinak, dipertontonkan, bnahkan disewakan untuk selfie selfie hihihi

    ReplyDelete
  6. Aku juga takut sama ular, apalagi kalo masuk rumah, pasti harus diusir, kalo tidak ya dibunuh, takut bolak balik terus.

    Medusa itu berarti mitos dari Yunani kuno ya, bukan Romawi?

    ReplyDelete
  7. Mbaaaa, apapun simbol ular, saya takuutttt hahahaha.
    Duuh bahkan baca ularnya aja udah geli dan merinding.
    Nggak percaya kenapa juga saya klik artikel ini tadi ya hahaha.
    Jadi ngeri bayangin di kepala ada ular.

    Saya salut banget ama orang-orang pecinta reptil termasuk ular hiiiii

    ReplyDelete

@eerlinda2005