Friday, March 25, 2022

Pediatrics 15. Impetigo: penyebab, gejala, dan penyembuhannya



suasana pagi

Tiga tahun yang lalu pernah diposkan tentang kelainan pada kulit, yaitu  vitiligo, dan kali ini juga tentang kulit yang namanya hampir sama, yaitu impetigo.


Impetigo merupakan infeksi pada kulit yang disebabkan oleh bakteri. Ada dua tipe impetigo: bullous dan nonbullous. Bullous biasanya terjadi pada infan, sementara nonbullous merupakan impetigo yang paling sering terjadi dan biasanya pada anak usia 2 hingga 5 tahun, namun juga bisa terjadi pada usia berapa saja.


Bagaimana anak bisa terkena impetigo? 


Impetigo umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri Streptococcus A.  Bila bakteri menginfeksi kulit, ia menyebabkan perih. Bakteri ini bisa menular ke orang lain bila bagian yang perih ini tersentuh, apakah itu melalui jari-jari, handuk, atau pakaian.


Apa saja gejala terinfeksi impetigo ini? 


Umumnya impetigo ini adalah infeksi ringan yang bisa terinfeksi di mana saja pada tubuh, namun biasanya pada kulit yang terekspos seperti hidung, mulut, lengan, dan kaki.


Gejalanya adalah kemerahan, gatal, dan bila pecah akan mengeluarkan cairan atau nanah selama beberapa hari. Selanjutnya, terbentuk kerak berwarna kuning atau serpihan berwarna madu, yang artinya dalam proses sembuh. Begitu sembuh, impetigo akan hilang tanpa meninggalkan bekas di kulit. 



Seorang anak yang terkena impetigo di sekitar mulutnya (Credit: CDC)


Beda dengan vitiligo, impetigo biasanya hilang atau sembuh dengan sendirinya. Bila anak dibawa ke dokter biasanya dokter akan kasih resep antibiotik. Mupirocin adalah antibiotik yang harus dioleskan dikulit yang terkena impetigo selama 10 hingga 14 hari, dan antibiotik yang diminum, seperti cephalosporins, untuk  bullous impetigo dan nonbullous impetigo yang parah.


Bagaimana pencegahannya?


Usia anak dan cuaca yang panas dan lembab merupakan faktor yang tidak bisa dielakkan. Namun untuk mencegah infeksi bakteri yang paling utama menjaga hygiene. Juga tentunya dengan menghindar dari tersentuhnya yang telah terinfeksi impetigo, jauh dari kerumunan (jaga jarak), kalau luka ditutup lukanya, sering cuci tangan, dan mandi yang bersih.


2 comments:

  1. ada tak case orang yang terkena impetigo ni, meninggal dunia?

    ReplyDelete
  2. Oh seperti itu impetigo ya, kirain aku gatal saja, ternyata ada cairan juga kalo kulit digaruk.

    ReplyDelete

@eerlinda2005