Saturday, February 8, 2020

Meja tanpa kursi (Table without chairs)

Postingan ini adalah permintaan dari seorang emak yang ngaku-ngaku lupa pelajaran lama di masa-masa ceria sekolahnya dulu, baheula pisaaan.

Wah, si Emak mah ga sendirian, banyak koq emak-emak lainnya juga lupa, Chemistry beib!
Senyum-senyum ia bilang kalau dia lupa tentang cerita meja yang ga ada kursinya itu. Okay, dimulai ya Mak!

Begini! Atom itu adalah basic block building dari sebuah benda, dan juga merupakan unit terkecil dari sebuah elemen, sehingga atom ini juga didefinisikan sebagai elemen. Elemen-elemen ini disusun menjadi sebuah tabel, yang disebut periodic table.

Pada periodic table, elemen disusun dalam bentuk deretan atau jajar yang dikenal period dan bentuk lajur yang dikenal group. Apakah nomornya diambil dari bentuk jajar atau lajur, keduanya bisa digunakan sebagai referensi, contohnya Argon, period 3 dan group 4.
Elemen yang mirip propertinya disatukan menjadi satu famili, dan famili-famili ini biasanya dibedakan warnanya pada periodic table. Famili ini juga berkaitan dengan group. Contohnya, elemen pada group 18 adalah famili nobel gas, sementara group 2 semuanya adalah alkali earth metal.

Dari periodic table kita dapat mengetahui perbedaan dari setiap elemen. Contohnya, seperti Na pada kotak di gambar atas, kita dapat mengetahui nama dan simbol yang merupakan singkatannya. Simbol merupakan satu, dua, atau tiga huruf dengan huruf besar pada huruf pertama, dan berikutnya huruf kecil.

Sebagai catatan, ada beberapa simbol yang tidak harus sama dengan namanya, karena simbol diturunkan dari bahasa Latin atau juga dari Greek, namun nama elemennya menggunakan bahasa Inggris. Contohnya Na untuk sodium, K untuk potassium, Fe untuk iron.

Setiap elemen memiliki atomic number. Atomic number sama dengan jumlah proton pada atom sebuah elemen dan merupakan identitasnya. Seperti Na yang memiliki atomic number 11, jadi setiap atom Na memiliki 11 proton. Tidak termasuk jumlah neutron yang dimilikinya. Bila proton dijumlahkan dengan neutron maka kita memperoleh mass number.

Semua atom pada setiap elemen memiliki jumlah proton yang sama, namun jumlah neutron bisa saja berbeda. Atom yang memiliki jumlah proton yang sama tapi berbeda jumlah neutronnya disebut isotop. Karena mereka memiliki jumlah proton yang sama, berarti mereka adalah elemen yang sama, namun perbedaan jumlah neutron mengakibatkan mass (berat) mereka berbeda sehingga mass number-nya juga berbeda (Bisa dilihat di Model Bohr)

Gimana Mak? Cool?

7 comments:

  1. Ada istilah tabel periodik, jadi inget dulu pas zaman SMA ngapalin singkatannya yg disingkat jadi jembatan keledai. Hai Lina Kau Rebut Cinta Suci Fredy
    (H Li Na K Rb Cs Fr)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hari Libur Nanti Kita Rebut Caisar Firaun
      H li Na K Rb Cs Fr

      Delete
  2. aduuuh nilai kimia saya ancur banget saat UN :(

    ReplyDelete
  3. waduh pelajaran kimia nih hehhe, dulu sampe hapal bikin singkatan-singkatan awalan unsur-unsur itu, sekarang mungkin udah lupa

    ReplyDelete
  4. saya tak masuk kelas kimia dulu ;-)

    ReplyDelete
  5. hehe ini cerita sambil ngasih materi pelajaran

    ReplyDelete
  6. Coool ..
    [Aku ikut menjawab pertanyaan kak Lantana, ya ...meski yang disebutin mak 😁]

    Aku keingetan cara baca kode pelajaran kimia baca artikel keren ini.
    Meski aku ngga pinter2 amat prlajaan sekolah kimia dan fisika, tapi tentang satu ini aku rada hafal.

    ReplyDelete

@eerlinda2005