Jejaring
sinyal yang merangsang rasa kenyang (Credit: Pathak et
al)
Beberapa
sinyal dari saluran pencernaan atau dari perut atau lebih kerennya
lagi dari Gastrointestinal tract, berperan dalam merangsang rasa kenyang
dan juga memfasilitasi kemudahan pencernaan.
Sinyal
yang berkerja adalah sinyal short term, ia me-relay rasa kenyang dari
perut ke berbagai bagian otak dan mengurangi urgensi untuk makan,
sehingga kita tidak merasakan kelaparan yang dahsyat :)
Yang
dimaksud dengan sinyal short-term ini adalah sinyal yang tidak
bertahan lama, sebentar saja.
Studi
yang paling banyak dilakukan tentang sinyal short-term adalah
cholescystokinin
(CCK).
(Baca juga peran CCK dalam proses pencernaan).
CCK
mengikat CCK receptor, yaitu G-protein couple receptor, yang terletak
di berbagai saraf periperal yang me-relay sinyal ke otak. Ikatan ini
mengawali sinyal transduksi pathway dalam otak yang memberi dampak adanya rasa kenyang,
Sinyal
penting lainnya yang berasal dari perut adalah glucogen-like
peptide (GLP-1),
yaitu sebuah hormon yang terdiri dari 30 asam amino residu. GLP-1
dikeluarkan oleh sel-sel usus (intestinal cell) dan memiliki efek
yang bervariasi. Seperti juga CCK, GLP-1 juga merangsang perasaan
kenyang dengan mencegah untuk makan lagi, atau bisa saja disebut
kehilangan nafsu makan.
GLP-1
juga berpotensi merangsang sekresi glucose-induced insulin yang
dikeluarkan oleh beta sel di pancreas.
Walaupun
di sini hanya dua sinyal short-term saja yang dibahas, namun
sebenarnya banyak sinyal short-term dalam tubuh.
Dua
sinyal molekul yang meregulasi
keseimbangan energi
sehari-hari adalah leptin
yang dihasilkan oleh adipocytes (fat cells), dan insulin
yang dihasilkan oleh beta sel di pancreas. Leptin me-report status triacylglycerol atau fat stores, dimana insulin me-report
status glucose pada darah, dengan kata lain adanya ketersediaan
karbohidrat.
Waduh, kalo sinyal soal perut kenyang kurang paham, tapi kalo sinyal lapar sih tahu, perutku suka keruyukan atau keroncongan...😂
ReplyDeletetiap dateng kesini pasti dapet biologi, makasih pembelajaranya, karna disekolah dulu gw suka tidur waktu pelajarn biologi :D
ReplyDeleteAku pikir rasa kenyang muncul sebatas karna lambung udah terlalu penuh dan terasa ada tekanan keluar
ReplyDeletekwkwkwkww
Wueheheh sama sih mas, apalagi kalo udah kenyang kita sering elus elus perut kitaa.. rasa kenyang juga bisa bertahan sampe laper lagi... Jadi jangan sampe kekenyangan atau kelaparan lah haha
DeleteKalo kekenyangan kita elus-elus perut, kalo kelaparan perut keroncongan..😁
Deleteyang sedang berdiet harus membaca entry ini ;-)
ReplyDelete